Kunjungan Tim WASEV MabesAD di Kepulauan Aru, Mengevaluasi Program TMMD ke-127
Ms. K
3/4/2026


Jar Garia, Mafiaterkini- Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kepulauan Aru merupakan bagian dari upaya pemerataan Pembangunan di Daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) di wilayah Perbatasan. Program TMMD ke-127 tahun 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 1503/Tual, di Kepulauan Aru, sempat di kunjungi oleh Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) TMMD ke 127 dari Mabes TNI Angkatan Darat, rabu 04/03/26.
Tim Wasev dipimpin oleh Letkol Infantri M. Latupono, dan didampingi oleh Letkol Infantri Haris F, dan Mayor Infantri Agung. Turut hadir, Dandim 1503/Tual. Letkol Infantri Andi Agussalim, S.I.P., M.I.P, Danramil 1503/03/Dobo, Kapten Infantri Bakri Renhoat. Hadir pula, Kepala Desa Durjela, Markus Kobrua dan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kabupaten Kepulauan Aru, Muklis Hamu.
Kunjungan dilakukan di beberapa titik sasaran, diantaranya: program Sumur Bor, titik sasaran 1, di dusun Marbali desa Wangel, kecamatan Pulau-pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru. Program Rumah Tida Layak Huni, Titik sasaran 4 dengan penerima manfaat Jefry Rahanjaan, alamat : kilometer 9 desa Durjela kecamatan Pulau-pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru. Titik sasaran 3, Rumah Tidak Layak Huni, di Kilometer 8 Kampung Selayar Desa Durjela, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, dengan penerima manfaat atas nama; IBU WA ATI. Kunjungan ke Lahan Ketahanan Pangan, Kodim 1503/Tual dan kunjungan di titik sasaran 2, Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni, di belakang Kantor BPJS, Kelurahan Siwalima Kecamatan Pulau-Pulau Aru, dengan penerima manfaat atas nama; Bapak Karel Mantaiborbir.
Kunjungan Tim Wasev tersebut, bertujuan untuk memastikan pelaksanaan Program TMMD berjalan sesuai rencana, tepat sasaran, dan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.
Ketua Tim Wasev, Letkol Infantri M. Latupono, dalam keterangan persnya, menjelaskan bahwa program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan salah satu kebijakan atau program prioritas dari Bapak Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) TNI, yang dilaksanakan bukan hanya di Kepulauan Aru, tetapi secara Nasional seluruh Kodim di Indonesia melaksanakan program TMMD ke-127 di tahun 2026.


Dalam keterangannya, Letkol Infantri Latupono mengaku optimis sekalipun begitu banyak tantangan yang di hadapi dilapangan. Beberapa tantangan yang disebutkan adalah masalah gegrafir dimana Aru merupakan daerah Kepulauan, kemudian masalah distribusi material, seperti pasir dan batu harus di datangkan dari luar daerah melalui jalur laut dengan kondisi musim ombak dan angin menjadi factor penghambat utama.
Menghadapi berbagai tantangan dimaksud, dikatakan, Komandan Satgas TMMD, Dandim 1503/Tual sebagai pelaksana kegiatan, telah menyiapkan strategi percepatan dengan menambah jumlah personel di lapangan. “Jadi, kondisi memang kita lihat, ini tergantung cuaca. Kemudian yang kedua, material pembangunan fisik itu, seperti pasir dan batu hampir rata-rata dari luar daerah, dan kalau sudah musim ombak itu agak susah. Salah satu solusinya adalah mendahulukan pembangunan atap, sehingga proses finishing bagian dalam bisa dikerjakan kapan saja, termasuk malam hari dengan bantuan penerangan”. Ujar ketua Tim Wasev.
Poin utama dalam peninjauan adalah pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan Pengeboran Sumur Air Bersih, bagi pemenuhan Kebutuhan masyarakat setempat.
Berdasarkan tinjauan dan evaluasi di lapangan, ketua Tim Waves memastikan bahwa program TMMD sudah berjalan sesuai dengan Rencana dan Anggaran Belanja (RAB) yang diajukan, dan khusus untuk pembangunan Rumah Tidak Layak Huni,sudah sesuai dengan standar kualitas dengan tipe 36 dan volume 6 kali 6 meter. Dikatakan, Pelaksanaan program TMMD ke- 127 di Kepulauan Aru, menunjukkan kemajuan yang positif secara bertahap.
Selaku ketua Tim Wasev, Letkol Infantri M. Latupono berharap, agar personil tetap menunjukkan semangat pengabdian dalam menyelesaikan program TMMD di semua lokasi titik sasaran. Karena sangat penting dapat memberikan manfaat bagi masyarakat setempat dan mempererat Kamanunggalan TNI dengan Rakyat. (Maf-MS)

